Sepuluh gol tercipta di Estadio Riazor ketika tuan rumah Deportivo La Coruna terkapar dengan skor telak 8-2 oleh tangan raksasa Primera Liga Spanyol, Real Madrid.
Seperti biasa, Cristiano Ronaldo menjadi bintang kegemilangan Los Blancos yang sebelumnya terpuruk dengan catatan dua kekalahan beruntun dari Real Sociedad dan Atletico Madrid.
Superstar Portugal mengemas hat-trick yang ditambah sepasang gol Gareth Bale dan Javier Hernandez plus gol istimewa yang dilesakkan penyerang anyar James Rodgriguez.
Tiga gol yang disumbangkan Cristiano bisa dianggap kembali terangnya langit di atas Santiago Bernabeu. Bagaimana tidak, mantan pemain paling mahal sejagat ini sempat digosipkan kembali ke Old Trafford namun dengan aksinya di Riazor, bisa dikatakan fokusnya telah kembali bahkan mungkin bisa meredam rumor transfer.
Senyum fans El Real semakin lebar jika menengok aksi tiga pemain anyar Toni Kroos, James Rodriguez dan Javier 'Chicharito' Hernandez.
Seperti biasa, Cristiano Ronaldo menjadi bintang kegemilangan Los Blancos yang sebelumnya terpuruk dengan catatan dua kekalahan beruntun dari Real Sociedad dan Atletico Madrid.
Superstar Portugal mengemas hat-trick yang ditambah sepasang gol Gareth Bale dan Javier Hernandez plus gol istimewa yang dilesakkan penyerang anyar James Rodgriguez.
Tiga gol yang disumbangkan Cristiano bisa dianggap kembali terangnya langit di atas Santiago Bernabeu. Bagaimana tidak, mantan pemain paling mahal sejagat ini sempat digosipkan kembali ke Old Trafford namun dengan aksinya di Riazor, bisa dikatakan fokusnya telah kembali bahkan mungkin bisa meredam rumor transfer.
Senyum fans El Real semakin lebar jika menengok aksi tiga pemain anyar Toni Kroos, James Rodriguez dan Javier 'Chicharito' Hernandez.
Secara khusus dua nama pertama di atas pernah diulas sebagai pemain yang mampu tampil konsisten di tengah-tengah keterpurukan Los Merengues; seolah-olah langkah El Real di bursa transfer divonis keliru namun aksi di Riazor menjadi bukti performa mereka bisa diandalkan dalam skema lentur racikan Ancelotti.
Seperti biasa Kroos jadi jembatan antara lini belakang dan depan.
Terbukti, pemain ini melakukan sentuhan terhadap bola paling banyak di
antara pemain lainnya. Fakta lain yang cukup menyenangkan adalah mulai
terbiasanya Kroos dengan peran yang lebih ke dalam seperti yang bisa
dimainkan Alonso.
Ketika Kroos bisa menguasai keadaan di lini tengah dan mengendalikan
ritme permainan tim, Luka Modric dan James Rodriguez dengan leluasa
bergerak di antara dua sektor. Kontibusi pemain timnas Kolombia di
tengah lapangan tidak bisa diremehkan; satu gol istimewa dari jarak jauh
dan satu assist yang menyempurnakan hat-trick Cristiano.
Ketika Los Vikingos dihajar dua kekalahan beruntun, Ancelotti
bersikeras skema El Real tidak rusak meski telah ditinggalkan Angel Di
Maria dan Xabi Alonso ke Manchester United dan Bayern Munich. Setiap
perubahan memang butuh waktu dan memang ini yang dibutuhkan sang pelatih
dan tim.
Lihat saja bagaimana skema 4-3-3 (BBC) yang sering berganti menjadi
4-4-2 (Benzema dan Cristiano berduet) atau bahkan menyerang total 4-2-4
(Bale dan Rodriguez penyerang sayap) mulai mulus diperagakan pasukan ibu
kota di Riazor. Cristiano juga tidak banyak bicara dengan perannya yang
mulai bergerak ke tengah seperti yang diinginkan Ancelotti di awal
musim lalu yang sempat jadi perdebatan sengit.
| FORMASI FLEKSIBEL REAL MADRID |
| 4-3-3 | 4-4-2 | 4-2-4 |
| Casillas
Carvajal - Ramos - Pepe - Marcelo Modric - Kroos - James Bale - Benzema - CR7 |
Casillas
Carvajal - Ramos - Pepe - Marcelo Bale - Kroos - Modric - James Benzema - CR7 |
Casillas
Carvajal - Ramos - Pepe - Marcelo Modric - Kroos Bale - Benzema - CR7 James |
Lebih menggembirakan lagi, aksi hebat starter El Real bisa diikuti para bintang lainnya yang berjejer di bench.
Entah alasan apa yang membuat Ancelotti gemar menahan Asier
Illarramendi di bangku cadangan namun ketika bayang-bayang kekalahan 4-2
setelah unggul dua gol di Anoeta naik ke permukaan tatkala Deportivo
sanggup membalas satu gol di babak kedua, sang pelatih mengambil
keputusan menurunkannya dan sang gelandang masa depan timnas Spanyol
berhasil menambah kekuatan di lini tengah hingga kebangkitan tuan rumah
bisa diredam. Jangan lupakan aksi hebat Isco yang menyumbang dua assist
sejak diturunkan di menit 71 dan tentunya Chicharito yang mencatatkan
nama dua kali di papan skor.
Terlalu naif memang jika langsung mengatakan dua kemenangan beruntun
atas Basel di Liga Champions dan Deportivo telah membuat El Real siap
bersaing di kompetisi domestik ataupun Eropa karena masih dibutuhkan
waktu untuk melihat para penggawa Madrid bergerak sempurna sesuai
keinginan pelatih, tetapi sekali lagi memang waktu yang akan menjawab
semua penantian, seperti halnya El Real membungkam keraguan yang
mengiringi kisah kesuksesan La Decima musim lalu di bawah komando Carlo
Ancelotti.
0 komentar:
Posting Komentar